Selasa, 09 Desember 2014


Nagios merupakan sebuah sistem dan aplikasi monitoring jaringan yang diciptakan oleh Ethan Galstad (http://nagios.org). Nagios mengawasi host-host dan servis yang telah ditetapkan, memberi peringatan jika keadaan memburuk, dan memberi tahu kapan keadaan tersebut membaik. Nagios dijalankan dalam Linux.Nagios  dapat memonitor sistem komputer, monitoring jaringan dan monitoring infrastruktur suatu aplikasi berbasis open source. Nagios menawarkan layanan monitoring dan peringatan untuk server, switch, aplikasi dan layanan yang lainnya. User akan diberi pesan peringatan ketika suatu masalah terjadi pada server, switch aplikasi dan layanan yang di monitoring lainnya. Mengingat kayanya fitur yang ditawarkan oleh Nagios maka saya akan mencoba untuk menginstall dan mengkonfigurasi aplikasi monitoring tersebut pada suatu sistem yang saya kelola. Aplikasi ini saya install di bawah platform linux distro Ubuntu 12.04 LTS. Terdapat dua server yang akan saya gunakan. Server1 merupakan server utama yang akan memonitoring Server2. Sedangkan Server2 merupakan server yang akan dimonitoring oleh Server1.

Keistimewaan Nagios :

  1. Memonitoring servis jaringan (SMTP, POP3, HTTP, NNTP, PING, dsb)
  2. Memonitoring sumber- sumber host (load prosesor, penggunaan disk, dsb)
  3. Desain plugin yang serderhana, yang mengijinkan pengguna untuk lebih mudah menggunakan pemeriksaan terhadap servisnya
  4. Servis cek yang paralel
  5. Pemberitahuan ketika terjadi masalah pada servis atau host dan mendapatkan pemecahannya ( lewat email, pager, atau metode user-defined)
  6. Kemampuan untuk mendefinisikan kejadian yang ditangani selama servis / host berlangsung untuk mempermudah pemecahan masalah
  7. Perputaran file log yang otomatis
  8. Mendukung implementasi monitoring dengan host yang berlebih
  9. Web interface yang fakultatip untuk melihat status network, urutan masalah dan pemberitahuan, log file, dsb). 
cara menginstal nagios : 
 
1. Masuk ke terminal ubuntu
    # sudo su
    Sudo adalah program yang terdapat di linux yang digunakan untuk menjalankan perintah yang membutuhkan akses dari akun root.

2. Entri password ubuntu anda
    ****** 

3. Kemudian instal kembali nagios 3
    #apt-get install nagios3

4. Lalu melakukan konfigurasi dengan perintah
    #nano /etc/nagios3/conf.d/localhost_2.cfg
    Isi dari konfigurasi ini awalnya hanya 1 member. Jika ingin menambah member atau yang akan dimonitoring jaringannya yaitu dengan cara meng-copy file localhost_2.cfg. Pada percobaan ini saya melakukan pemonitoringan jaringan 2 IP dalam 1 LAN, yaitu mamad (jartel2), edo wahyu anggara (edo). hostname dan inisial tidal terlalu berpengaruh nantinya, yang penting adalah IP yang akan dimonitoring.
Konfigurasi:

# A simple configuration file for monitoring the local host
# This can serve as an example for configuring other servers;
# Custom services specific to this host are added here, but services
# defined in nagios2-common_services.cfg may also apply.
define host{
use generic-host ; Name of host template$
host_name dyah nigrum
alias dyah
address 172.16.30.60
}
define host{
use generic-host ; Name of host template$
host_name jartel2
alias jartel2
address 172.16.30.58
}
# Define a service to check the disk space of the root partition
# on the local machine. Warning if < 20% free, critical if
# < 10% free space on partition.
define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name dyah nigrum
service_description Disk Space
check_command check_all_disks!20%!10%


define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name jartel2
service_description Disk Space
check_command check_all_disks!20%!10%
}
# Define a service to check the number of currently logged in
# users on the local machine. Warning if > 20 users, critical
# if > 50 users.
define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name dyah ningrum
service_description Current Users
check_command check_users!20!50
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name jartel2
service_description Current Users
check_command check_users!20!50

# Define a service to check the number of currently running procs
# on the local machine. Warning if > 250 processes, critical if
# > 400 processes.
define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name dyah nigrum
service_description Total Processes
check_command check_procs!250!400
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name jartel2
service_description Total Process
check_command check_procs!250!400
}
# Define a service to check the load on the local machine.
define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name   dyah nigrum
service_description Current Load
check_command check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.0$
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name    ,jartel2
service_description Current Load
check_command check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.$
}

6. Kemudian melakukan konfigurasi hostgrup-nya:
     #nano /etc/nagios3/conf.d/hostgroups_nagios2.cfg

Konfigurasi:

# Some generic hostgroup definitions

# A simple wildcard hostgroup
define hostgroup {
        hostgroup_name  all
                alias           All Servers
                members           dyah nigrum,,jartel2
        }

# A list of your Debian GNU/Linux servers
define hostgroup {
        hostgroup_name  debian-servers
                alias           Debian GNU/Linux Servers
                members           dyah nigrum,,jartel2
        }

# A list of your web servers
define hostgroup {
        hostgroup_name  http-servers
 alias           HTTP servers
                members            dyah nigrum,,jartel2
        }

# A list of your ssh-accessible servers
define hostgroup {
        hostgroup_name  ssh-servers
                alias           SSH servers
                members          dyah nigrum,,jartel2
        }
# A list of your ping-accessible servers
define hostgroup {
        hostgroup_name ping-servers
                alias           PING servers
                members         dyah nigrum,,jartel2
}

7. Lalu melakukan konfigurasi service nagios-nya:
    #nano /etc/nagios3/conf.d/services_nagios2.cfg
Konfigurasi:

 #check that web services are running
define service {
        hostgroup_name                  http-servers
        service_description             HTTP
        check_command                   check_http
        use                             generic-service
        notification_interval           0 ; set > 0 if you want to be renotified
}

# check that ssh services are running
define service {
        hostgroup_name                  ssh-servers
        service_description             SSH
        check_command                   check_ssh
        use                             generic-service
        notification_interval           0 ; set > 0 if you want to be renotified
}
# check that ping services are running
define service {
        hostgroup_name                  ping-servers
        service_description             PING
        check_command                   check_ping
        use                             generic-service
        notification_interval           0 ; set > 0 if you want to be renotified
}

8. Selanjutnya restart nagios 3:
    # /etc/init.d/nagios3 restart

9. Kemudian buka browser, lalu isi pada kotak URL: http:/localhost/nagios3. Nantinya anda akan dimintai web server dan password. Isi web server= nagiosadmin dan password=***** (yang tadi anda isi ketika penginstalan nagios). Kemudian setelah login muncul seperti gambar dibawah ini:



 10. klik Map untuk melihat nagios prosesnya :




 Hostgroup :
Service :

 referensi : 
http://staff.unud.ac.id/~putra/jaringan-manajemen-telekomunikasi/nagios

0 komentar:

Popular Posts